PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melakukan konfirmasi akan membagikan dividen untuk tahun buku 2023 sebesar 70 persen dari laba bersih yang digunakan dihasilkan.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BRI yang dijalankan beberapa waktu lalu.
“Dividen BRI untuk tahun buku 2023 ditetapkan sebesar 70 persen dari laba bersih yang digunakan dihasilkan,” kata Sunarso dikutipkan Hari Jumat (15/12/2023).
Berdasarkan laporan keuangan BRI per September 2023, laba bersih konsolidasi BRI mencapai Rp44,21 triliun. Dengan asumsi dividen sebesar 70 persen, maka BRI akan membagikan dividen sebesar Rp30,947 triliun.
Dividen yang disebutkan akan dibagikan terhadap pemegang saham di dua tahap, yaitu dividen temporer sebesar Rp8,63 triliun yang digunakan sudah pernah dibagikan pada tanggal 22 Desember 2022 serta dividen final sebesar Rp22,317 triliun.
Pembagian dividen jumbo ini merupakan wujud komitmen BRI untuk memberikan apresiasi untuk para pemegang saham melawan kinerja perusahaan yang positif. BRI mencatatkan kinerja yang dimaksud cemerlang pada tahun 2023, dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 12,5% yoy. Pertumbuhan ini ditopang oleh berbagai faktor, antara lain perbaikan ekonomi nasional, peningkatan kredit dan juga dana pihak ketiga, juga efisiensi operasional.
“Dividen ini merupakan wujud komitmen BRI untuk memberikan apresiasi terhadap para pemegang saham menghadapi kinerja perusahaan yang mana positif,” kata Sunarso.
Dividen BRI tahun 2023 ini juga menjadi yang tersebut tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Pada tahun 2022, BRI membagikan dividen sebesar Rp25,69 triliun.

